5 Fakta Menarik Wanita Pertama Teknisi Alutsista Terbaru TNI AD

5 Fakta Menarik Wanita Pertama Teknisi Alutsista Terbaru TNI AD
Keahlian sebagai teknisi atau mekanik identik dengan bidang pekerjaan berat yang dilakoni para pria. Lain halnya dengan Sertu Nur Hayyu Safitri Puspasari. Kini namanya melekat sebagai satu-satunya prajurit wanita TNI yang handal menjadi teknisi alutsista terbaru TNI AD. Nur Hayyu mampu membongkar-pasang helikopter tempur Apache AH-46E, buatan Amerika Serikat. Ingin tahu kehebatan Sertu Nur Hayyu Safitri bergelar wanita pertama teknisi alutsista terbaru TNI AD? Simak informasinya berikut ini.

Prajurit Wanita TNI Penerima Penghargaan AS

Nur Hayyu Safitri Puspasari kini telah menyandang pangkat Sertu. Wanita berhijab yang masih sangat muda itu telah mengukir prestasi di dunia militer. Nur Hayyu tergabung dalam anggota Skadron-11/Serbu Pusat Penerbang Angkatan Darat (Puspenerbad), Semarang, Jawa Tengah. Kehebatannya sebagai teknisi helikopter tempur sampai menerima penghargaan dari pihak militer Amerika Serikat.

Jadi Teknisi Wanita Satu-satunya


Dia dijuluki sebagai teknisi wanita satu-satunya dan pertama di TNI AD. Melansir dari unggahan di akun Instagram infokomando pada Rabu (10/6) kemarin, Nur Hayyu merupakan lulusan Secaba PK (Prajurit Karier) tahun 2013. Sejak itu dia menjadi teknisi alutsista terbaru TNI AD, yaitu helikopter tempur Apache AH-46E buatan AS.

Wanita Pertama Teknisi Apache di Indonesia

Kehebatannya patut diacungi jempol. Setelah terjun di dunia militer, dari pangkat Serda hingga menjadi Sertu. Saat ini, Nur Hayyu menjadi satu-satunya punggawa atau sebutan air crew wanita Apache di Indonesia. Nur Hayyu resmi ditunjuk sebagai wanita pertama Indonesia yang bisa membongkar dan memasang mesin-mesin helikopter tempur Apache.

Bongkar Pasang Helikopter Tempur

Pekerjaan yang kerap digeluti para pria, kini bisa ditaklukan oleh prajurit wanita TNI AD. Apalagi teknisi yang dikuasai oleh Nur Hayyu tak tanggung-tanggung, langsung berhadapan dengan jenis pesawat. Helikopter AH-64E Apache Guardian merupakan salah satu alutsista tercanggih yang dimiliki Indonesia.

Hingga kini, TNI AD memiliki 8 unit Apache, berada di Skadron-11/Serbu Puspenerbad, di markas di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah. Helikopter tempur berteknologi tinggi dan modern tersebut, dapat dioperasikan di berbagai medan dan cuaca. Serta dilengkapi dengan senjata berupa peluru kendali, roket, dan kanon. Helikopter canggih ini juga pernah dikerahkan di latihan antar kecabangan TNI AD Kartika Yudha 2019 di Martapura, Sumatera Selatan.

Sempat Bercita-cita Jadi Prajurit TNI AL

Nur Hayyu atau yang kini akrab disapa Sertu Hayyu terbilang masih sangat muda. Gadis kelahiran Salatiga, 6 Agustus 1995 ini selain menjadi sorotan publik atas kecantikannya, namun juga keahliannya sebagai mekanik.

Sertu Hayyu bergabung bersama TNI AD melalui pendidikan Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier tahun 2013. Sebelumnya dia pernah bercita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Laut. Sertu Hayyu mengaku tergiur diajak teman untuk daftar Kowad. Seiring berjalannya waktu menjalani seleksi, ternyata membuatnya lebih memantapkan diri dan semangat.

Posting Komentar

0 Komentar